Jumat, 01 Juni 2012

Pemanfaatan TIK di Sekolah



            Apa yang kita rasakan sekarang berbeda jauh dengan 10 tahun belakang, Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat kita nikmati dalam berbagai bidang. Salah satunya dalam bidang pendidikan. Para siswa di jaman yang serba janggih ini dituntut bisa menguasai computer dan internet namun sangat disayangkan dari beberaoa siswa yang mulai mengerti dunia computer dan internet hanya sekedar tegur sapa melalui layanan jejaring social seperti facebook dan twitter.


            Kehadiran Teknologi Informasi dan Komunikasi, terutama computer dan internet sudah lama dimanfaatkan oleh Negara-negara maju. Misalnya, di Negara Inggris, Amerika, dan Jepang, Teknologi Informasi dan Komunikasi digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah melalui pemanfaatan computer dengan di dukung teknologi internet.


            Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menurut saya salah satu pelajaran yang menarik karena dari pelajaran TIK kita bisa menjadi siswa/i modern atau bahasa gaulnya tidak gaptek.


            Maksudnya adalah, computer yang sudah mengglobal saat ini sangat diperlukan oleh banyak orang untuk berkomunikasi, mencari informasi dan juga untuk membantu mempermudah pekerjaan sesorang.


            Dari kelas 3 SD saya sudah dikenalkan dengan computer tentunya melalui pelajaran di sekolah. Di mulai dari pelajaran yang bisa membuat kita belajar sambil bermain seperti pain it, play and learn and find artist. Barulah sejak SMP saya diperkanalkan dengan Micosoft Office seperti Word dan Excel. Pada tingkat SMP saya juga diajarkan membuat web melalui HTML. Pelajaran yang sama saya temukan lagi pada tingkat SMA.


            Seperti yang kita ketahui, sekarang ini kebutuhan akan Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) sangat diperlukan dalam mendukung efektifitas dan kualitas dalam proses belajar mengajar di sekolah, khususnya di SMK TI & B Indosain PLG. Sebab di era globalisasi saat ini perkembangan ilmu begitu cepat. Mau tidak mau para pendidik dan peserta didik harus mempunyai bekal pengetahuan dan pengalaman di bidang TIK. Pendidikan berbasis TIK merupakan sarana interaksi manajemen dan administrasi pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik atau tenaga kependidikan maupun peserta didik dalam meningkatkan kualitas, produktifitas, efektifitas dan akses pendidikan.


            Seiring perkembangan zaman, inovasi-inovasi di dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan warna tersendiri dalam dunia pendiikan salah satu dari inovasi tersebut yaitu ajang yang diadakan oleh Gubernur profinsi Sumatera Selatan Bpk.Ir.H. Alex Noerdin yang bertemakan "Launching Sumsel Free Wifi Area". Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari Umum, Mahasiswa/i, Siswa/i SMA/SMK/MA yang bertempat di Istana Gubernur Griya Agung, Palembang. 


            Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tercipta generasi penerus yang intelektual serta memahami akan pentingnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Untuk mewujudkan harapan tersebut diperlukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat Sumsel khususnya kota Palembang. Peran penting pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Provinsi Sumatera Selatan sangat diperlukan.


            Untuk menjawab permasalahan di bidang pendidikan terutama akses dan pemerataan serta mutu pendidikan tersebut,  pemanfaatan tekonologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan mutlak dilakukan . Kebijakan dan standarisasi mutu pendidikan menjadi pondasi yang harus dibangun untuk mendukung pendidikan berbasis TIK yang efektif dan efisien.



Secara saya sadari kini pengetahuan saya di bidang TIK menjadi semakin luas. Kini semua pekerjaan hampir saya gantungkan dengan komputer. Mulai dari mencari informasi hingga mengetik dan mengerjakan semua pekerjaan sekolah saya kerjakan dengan komputer.


Inilah manfaat TIK yang saya dapatkan. Karena manfaat ini dapat menjadi kunci untuk keberhasilan dalam dunia pekerjaan di zaman yang menglobal ini.


by : 095

1 komentar: