Apa yang
kita rasakan sekarang berbeda jauh dengan 10 tahun belakang, Teknologi
Informasi dan Komunikasi dapat kita nikmati dalam berbagai bidang. Salah satunya
dalam bidang pendidikan. Para siswa di jaman yang serba janggih ini dituntut
bisa menguasai computer dan internet namun sangat disayangkan dari beberaoa
siswa yang mulai mengerti dunia computer dan internet hanya sekedar tegur sapa
melalui layanan jejaring social seperti facebook dan twitter.
Kehadiran Teknologi
Informasi dan Komunikasi, terutama computer dan internet sudah lama
dimanfaatkan oleh Negara-negara maju. Misalnya, di Negara Inggris, Amerika, dan
Jepang, Teknologi Informasi dan Komunikasi digunakan dalam kegiatan pembelajaran
di sekolah-sekolah melalui pemanfaatan computer dengan di dukung teknologi
internet.
Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) menurut
saya salah satu pelajaran yang menarik karena dari pelajaran TIK kita bisa
menjadi siswa/i modern atau bahasa gaulnya tidak gaptek.
Maksudnya adalah,
computer yang sudah mengglobal saat ini sangat diperlukan oleh banyak orang
untuk berkomunikasi, mencari informasi dan juga untuk membantu mempermudah pekerjaan
sesorang.
Dari kelas
3 SD saya sudah dikenalkan dengan computer tentunya melalui pelajaran di
sekolah. Di mulai dari pelajaran yang bisa membuat kita belajar sambil bermain
seperti pain it, play and learn and find artist. Barulah sejak SMP saya
diperkanalkan dengan Micosoft Office seperti Word dan Excel. Pada tingkat SMP
saya juga diajarkan membuat web melalui HTML. Pelajaran yang sama saya temukan
lagi pada tingkat SMA.
Seperti yang
kita ketahui, sekarang ini kebutuhan akan Teknologi Infomasi dan Komunikasi
(TIK) sangat diperlukan dalam mendukung efektifitas dan kualitas dalam proses
belajar mengajar di sekolah, khususnya di SMK TI & B Indosain PLG. Sebab di era
globalisasi saat ini perkembangan ilmu begitu cepat. Mau tidak mau para
pendidik dan peserta didik harus mempunyai bekal pengetahuan dan pengalaman di
bidang TIK. Pendidikan berbasis TIK merupakan sarana interaksi manajemen dan
administrasi pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik atau tenaga
kependidikan maupun peserta didik dalam meningkatkan kualitas, produktifitas,
efektifitas dan akses pendidikan.
Seiring perkembangan
zaman, inovasi-inovasi di dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
memberikan warna tersendiri dalam dunia pendiikan salah satu dari inovasi
tersebut yaitu ajang yang diadakan oleh Gubernur profinsi Sumatera Selatan Bpk.Ir.H. Alex Noerdin yang bertemakan "Launching Sumsel
Free Wifi Area". Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari
Umum, Mahasiswa/i, Siswa/i SMA/SMK/MA yang bertempat di Istana Gubernur Griya
Agung, Palembang.
Melalui kegiatan ini diharapkan
dapat tercipta generasi penerus yang intelektual serta memahami akan pentingnya
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Untuk mewujudkan harapan tersebut
diperlukan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat Sumsel khususnya kota
Palembang. Peran penting pemerintah melalui Dinas
Perhubungan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Provinsi Sumatera
Selatan sangat diperlukan.
Untuk menjawab permasalahan di bidang pendidikan terutama
akses dan pemerataan serta mutu pendidikan tersebut, pemanfaatan
tekonologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan mutlak dilakukan .
Kebijakan dan standarisasi mutu pendidikan menjadi pondasi yang harus dibangun
untuk mendukung pendidikan berbasis TIK yang efektif dan efisien.
Secara saya sadari kini pengetahuan saya di
bidang TIK menjadi semakin luas. Kini semua pekerjaan hampir saya gantungkan
dengan komputer. Mulai dari mencari informasi hingga mengetik dan mengerjakan
semua pekerjaan sekolah saya kerjakan dengan komputer.
Inilah manfaat TIK yang saya dapatkan. Karena
manfaat ini dapat menjadi kunci untuk keberhasilan dalam dunia pekerjaan di
zaman yang menglobal ini.
by : 095